Forging juga dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai penempaan merupakan salah satu proses manufaktur yang membentuk logam dengan cara memberi tekanan tinggi. Pembentukan ini dilakukan dengan memukul atau dengan tekanan tinggi mengepres logamnya guna mengubah bentuk tanpa mesti mencairkan material bahan tersebut. Forging biasanya dilakukan dengan cara memanaskan logam sampai lunak. Forging dapat menghasilkan komponen yang padat, sangat kuat, serta tahan terhadap benturan. Layanan forging sering dipakai sebagai suku cadang penting misalnya untuk velg, piston, kemudian juga roda gigi.

Berikut Poin-Poin Penting Rangkuman ManufacturingMesinEngineering.com Mengenai Forging:

  • Proses Deformasi: Logam antara dua cetakan ditekan supaya dapat bentuk sesuai keinginan.
  • Keunggulan Utama: Struktur logam lebih dibuat jadi padat, rongga dihilangkan, serta menciptakan peningkatan ketahanan atas kelelahan bahan (fatigue).
  • Jenis-Jenis Forging Berdasar Pada Suhu Pembuatannya:
    • Hot Forging: Forging dilakukan dengan proses memanaskan bahan dengan suhu tinggi supaya logam dapat mudah dibentuk.
    • Cold Forging: Jenis ini dilaksanakan dengan suhu ruang yang memiliki presisi tinggi.
  • Contoh Produk Hasil Forging: Velg forged untuk kendaraan roda empat, Forged piston motor, poros engkol atau crankshaft, serta ragam macam alat berat. 

Forging tidak sama dengan pengecoran atau casting yang prosesnya dengan cara cairkan logam, sebab forging mempertahankan konstruksi serat logam agar dapat kekuatan maksimum