Robotic actuator merupakan bentuk komponen-komponen elektromekanis atau mekanis yang memiliki peran sebagai “otot” sebuah robot. Robotic actuator mengubah energi baik itu hidrolik, listrik, dan juga pneumatik untuk jadi sebua pergerakan fisik. Robotic actuator memiliki tanggung jawab menjadi gerak sendi, roda, lengan, serta alat end-effector robot yang presisi berdasar pada perintah (command) dari sistem kontrol.
Fungsi Serta Karakteristik Utama Sebuah Robotic Actuator:
- Menggerakkan Robot: Memberikan bantuan untuk pergerakan linier atau lurus serta rotasi dalam beragam bagian pada robot.
- Presisi Tinggi: Menjadi penyedia kontrol gerak dengan akurat bagi banyak tugas rumit.
- Sumber Tenaga: Robotic actuator biasanya memakai motor listrik, tetapi banya juga pemakaian sistem udara dengan tekanan seperti pneumatik atau oli hidrolik.
Jenis-Jenis Aktuator Robotik (Robotic actuator):
- Motor Listrik (Electromagnetic Motor): Termasuk kekategori ini biasanya berjenis seperti servo motor, motor DC, kemudian ada juga stepper motor yang seringkali dipakai pada sendi robot.
- Hydraulic Actuators: Berjalan dengan memakai tekanan cairan atau oli guna menciptakan tenaga yang cukup besar besar, biasa berguna pada robot industri untuk berat.
- Pneumatic Actuators: Memakai udara yang memiliki tekanan, sangat pas dipake buat pergerakan cepat serta ringan.
- Smart Actuators: Material yang dibuat khusus seperti piezoelektrik untuk gerakan paling halus atau mikro serta Shape Memory Alloy (SMA).
Aktuator tidak sama seperti sensor yang biasa mengambil tindakan sebagai mata atau sebuah indera, karena aktuator memiliki fungsi untuk memberi aksi atau gerakan.


